Garis Hitam Indonesia (GHI) percaya setiap orang berhak pulih, tumbuh, dan percaya bahwa esok selalu ada kesempatan baru. Maka dalam proyek kolaborasi antara KIEHLERS Community, Ibunda.id, dan Garis Hitam Indonesia, mental health dan self healing menjadi materi utama program Rising Youth: Re-Start Project di Lapas Perempuan IIA Jakarta pada 29-30 Januari 2026.
Re-Start Project adalah ruang aman bagi warga binaan Lapas Perempuan IIA Jakarta untuk berdamai dengan masa lalu dan membangun kepercayaan diri untuk melangkah ke babak selanjutnya. Pada hari pertama tanggal 29 Januari 2026, Re-Start Project mengundang Aprila Majid, S.I.Kom yang berbagai perspektif tentang kekuatan komunikasi diri dan keberanian untuk tetap tumbuh, serta Elizabeth Sulistyorini, M.Psi., pakar dari tim Ibunda.id yang mendampingi proses penguatan mental dan psikologis warga binaan secara profesional.
Acara dimulai dengan materi self love dari Kak Elizabeth, dilanjut dengan materi self development yang bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan diri sendiri. Di sesi selanjutnya, 30 peserta warga binaan Lapas Perempuan IIA Jakarta diajak membentuk lingkaran dan saling bertukar cerita, berbagi tawa, harapan, serta air mata yang kadang terjatuh saat mengingat perjuangan yang telah dilewati. Sesi Sharing Circle: Journey to Self love ini menjadi ruang untuk menenangkan pikiran, mendengarkan diri sendiri, serta memulihkan harapan yang mungkin sempat redup.

“Kami percaya bahwa setiap perempuan, setiap manusia memiliki kesempatan untuk memulai kembali, apa pun latar belakang hidupnya. Kehadiran kami di Re-Start Project ini adalah bentuk komitmen Garis Hitam Indonesia untuk mendukung pemulihan mental dan penguatan diri warga binaan, agar mereka tetap memiliki harapan dan kepercayaan pada masa depan masih ada. Tentunya sebelum mencintai orang lain, cintai diri sendiri terlebih dahulu,” ujar Iis, anggota Garis Hitam Project yang hadir dalam acara Re-Start Project.
Self-healing bukan tentang cara melupakan masa lalu, melainkan cara untuk belajar berdamai dengannya. Ketika seseorang berdamai dengan dirinya sendiri, rasa cinta dan kepercayaan akan tumbuh sebagai katalis yang membentuk pribadi yang lebih baik di masa depan.
GHI percaya bahwa tidak ada seorang pun yang harus memulai lembaran baru sendirian. Maka melalui pemberian mawar putih dan pelukan hangat kepada warga binaan di akhir rangkaian, GHI ingin menyampaikan bahwa setiap langkah baru adalah awal yang layak untuk dirayakan bersama.


0 Comments